Startup milik pengusaha kelas dunia Justin Kan, Atrium, tutup in step with Rabu (four/three/2020). Dampaknya, startup itu memecat seluruh karyawannya.Kabarnya, Atrium gagal menghadirkan produk teknologi yang mampu meningkatkan efisiensi firma hukum tradisional.”Saya benar-benar berterima kasih kepada pelanggan dan anggota tim yang berjuang bersama saya, serta kepada investor. Ini bukan akhir yang kami inginkan, tetapi kami berterima kasih kepada semua orang yang telah mendukung kami,” kata Kan, dilansir dari TechCrunch.

Atrium memiliki general 100 karyawan, di mana semuanya akan kehilangan pekerjaan. Tak cuma itu, perusahaan juga akan mengembalikan US$75,five juta dari pendanaannya kepada investor, termasuk ke Firma Hukum Andreessen Horowitz.

Kan menambahkan, “kami memutuskan menghentikan operasional startup, akan ada sejumlah modal yang dikembalikan ke investor setelahnya.”Sebelumnya, Atrium telah memecat pengacara-pengacara untuk menjadi startup perangkat lunak dengan margin yang lebih baik. Namun, mereka kesulitan mendapatkan momentum di pasar sehingga keadaan menjadi kacau. Divisi lain juga terkena PHK diam-diam saat pengacara-pengacara dipecat.

Lihat artikel asli

Chat with us!
For Professional Consultants
Don't Hesitate to Chat with us!
error: Alert: Content is protected !!