Urai Kemacetan di Brexit, 18 Gardu Tol Disiapkan

Foto udara antrean kendaraan mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Bangsri, Brebes, Jawa Tengah, 4 Juli 2016. Antrean pemudik yang ingin membeli BBM mengakibatkan kemacetan parah di sepanjang ruas Tol Pejagan-Brebes Timur. ANTARA FOTO/Rosa Panggabean

TEMPO.COBREBES – Sedikitnya 18 gardu pembayaran tol di Brebes Timur telah disiapkan pihak pengelola untuk mengurai kemacetan di sana. 18 gardu tol tersebut termasuk 10 gardu di jalan tol fungsional Brebes-Batang di Kaligangsa, Brebes. 

Kepala Cabang Pengelola Jalan Tol Kanci Pejagan Pemalang, Zulmarlian Iskandar mengungkapkan penambahan empat gardu pembayaran tersebut untuk mengantisipasi lonjakan jumlah kendaraan di jalan tol. Menurut dia, dari empat gardu utama, ada penambahan empat gardu di Brebes Exit Tol (Brexit).  

“Karena adanya lonjakan arus seperti tahun lalu, kami telah menyiapkan gerbang darurat yang akan diperuntukkan bagi pemakai jalan yang menuju arah timur. Yaitu di kaligangsa, jadi gardu Kaligangsa ini ada sepuluh gardu kami persiapkan menuju jalur fungsional menuju arah Tegal, Pemalang, Pekalongan sampai ke Batang,” kata Zulmarlian, Sabtu, 17 Juni 2017.

Baca: Mudik di Pantura, Waspada Tol Brebes-Pemalang

Dia mengatakan, gerbang yang ada di jalur Brebes Timur digunakan untuk kendaraan besar seperti truk dan bus, serta kendaraan kecil yang menuju Brebes, Tegal, dan sekitarnya. Sementara kendaraan yang akan menuju Pemalang, Pekalongan, Batang, dan kota-kota setelahnya dialihkan ke jalan tol fungsional Brebes-Batang.

Menurut dia, pembangunan Jalan tol fungsional Brebes Timur – Batang diprediksi turut mempengaruhi jumlah kendaraan yang melintas ke tol Pejagan-Brebes. Dia memperkirakan akan ada peningkatan jumlah kendaraan sebesar 25 persen dibandingkan musim mudik tahun lalu. “Meningkat 25 persen,” kata dia. 

Pada tahun lalu, jumlah kendaraan yang melintasi Brexit mencapai 27 ribu per hari. Tahun ini diprediksi meningkat hingga 45 ribu kendaraan per hari. “Dari jumlah itu, sekitar 30 ribu kendaraan akan melewati jalan tol fungsional Brebes-Batang per hari, saat arus mudik lebaran nanti,” ujar dia.

Jalan tol darurat tersebut hanya diperuntukan untuk kendaraan pribadi saja. Adapun kendaraan berat seperti bus dan truk dilarang melintas. Sebab, jalan tersebut tebalnya hanya 10 sentimeter dan tidak bertulang. “Bus dan truk akan dialihkan ke Jalur Pantura. Diperkirakan jumlah kendaraan yang keluar ke Jalur Pantura melalui Brexit mencapai 15 ribu – 20 ribu,” katanya.

MUHAMMAD IRSYAM FAIZ

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan